SoE, PodiumOne.net – Serah terima jabatan (Sertijab) Wakapolres Timor Tengah Selatan (TTS) dari Kompol Ibrahim, S.H. kepada Kompol Osman Hendaru, S.I.P., M.M., menjadi momentum penting bagi Polres TTS untuk memperkuat kinerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang profesional, humanis dan semakin dipercaya masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., saat memimpin upacara Sertijab Wakapolres TTS di Lapangan Apel Polres TTS, Jumat (11/9/2026) pagi.

Bagi Kapolres Martino, pergantian pejabat bukan sekadar perubahan struktur organisasi. Sertijab harus menjadi energi baru untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan kualitas kepemimpinan dan memastikan setiap personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Upacara berlangsung aman, tertib dan lancar. Kapolres TTS bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara AKP Mahdi Ibrahim, S.H., M.H. bertindak sebagai Perwira Apel dan IPDA Yeskial Hadjo sebagai Komandan Apel.

Kegiatan tersebut diikuti personel Polres TTS dari berbagai satuan dan fungsi, terdiri dari satu pleton Perwira, satu pleton Kapolsek, satu pleton Sat Samapta, satu pleton Sat Lantas, satu pleton gabungan staf Polres, serta satu pleton gabungan Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Narkoba dan Tahti.

Turut hadir para tokoh agama, pejabat yang melaksanakan Sertijab dan pelantikan, Ketua Bhayangkari Cabang Polres TTS Ny. Cahya Kristiyan, para Pejabat Utama (PJU) Polres TTS, para Kapolsek jajaran, Pama, Bintara serta ASN Polres TTS.

Sertijab Harus Melahirkan Semangat Baru

Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara dan laporan Komandan Upacara. Selanjutnya dilakukan laporan pejabat yang dilantik, pembacaan Keputusan Kapolda NTT, penanggalan dan penyematan tanda jabatan.

Prosesi dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang didampingi rohaniawan serta penandatanganan berita acara Sertijab, berita acara pengambilan sumpah dan pakta integritas.

Dalam amanatnya, Kapolres Martino menegaskan bahwa Sertijab merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus proses pembinaan sumber daya manusia Polri yang dilakukan secara terencana, sistematis dan berkesinambungan.

Namun, ia mengingatkan bahwa makna Sertijab tidak boleh berhenti pada pergantian jabatan semata.

Momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk melakukan penyegaran organisasi, membangun motivasi baru dan meningkatkan kualitas kepemimpinan dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

“Bangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh pejabat utama, para Kapolsek, Perwira, anggota dan ASN. Ciptakan hubungan kerja yang harmonis, namun tetap mengedepankan disiplin, ketegasan dan profesionalisme,” tegas Kapolres.

Pelayanan Humanis Dimulai dari Internal

Kapolres Martino juga menekankan pentingnya membangun lingkungan kerja yang solid dan harmonis. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat akan semakin kuat apabila didukung oleh koordinasi internal yang baik serta kepemimpinan yang mampu menjadi teladan.

Pejabat yang mendapat amanah baru dituntut memahami karakteristik wilayah hukum Polres TTS secara menyeluruh, baik dari sisi geografis, sosial maupun budaya.

Pemahaman terhadap karakter masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas, sebab setiap persoalan keamanan dan ketertiban membutuhkan pendekatan yang tepat, terukur dan tidak mengabaikan sisi kemanusiaan.

Dalam konteks inilah, pelayanan humanis bukan berarti mengurangi ketegasan kepolisian. Sebaliknya, ketegasan dalam penegakan aturan harus berjalan beriringan dengan sikap santun, komunikasi yang baik dan penghormatan terhadap masyarakat.

Kapolres berharap pejabat yang melaksanakan tugas baru dapat menjadi teladan dalam sikap, perilaku dan pelaksanaan tugas, sekaligus menjadi penggerak dalam menjaga soliditas serta kekompakan seluruh personel Polres TTS.

Kompol Ibrahim Diharapkan Terus Berkontribusi

Kepada Kompol Ibrahim, S.H., Kapolres TTS menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang baru.

Kapolres meyakini pengalaman, kemampuan dan komitmen yang dimiliki Kompol Ibrahim dapat terus memberikan kontribusi positif bagi institusi Polri.

“Saya yakin dan percaya, dengan pengalaman, kemampuan serta komitmen yang saudara miliki, saudara mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Sementara kepada Kompol Osman Hendaru, S.I.P., M.M., amanah sebagai Wakapolres TTS menjadi tanggung jawab baru untuk bersama-sama memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum TTS.

Posisi Wakapolres memiliki peran strategis dalam membantu Kapolres menggerakkan organisasi, memperkuat koordinasi antarbagian dan memastikan pelaksanaan tugas berjalan efektif serta terarah.

Bekerja Cerdas, Ikhlas, Tuntas dan Berkualitas

Menutup amanatnya, Kapolres Martino mengajak seluruh personel Polres TTS menjadikan Sertijab sebagai titik awal untuk menghadirkan semangat kerja yang lebih kuat.

Setiap tugas, menurutnya, harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kapolres mengingatkan seluruh anggota untuk bekerja secara cerdas, ikhlas, tuntas dan berkualitas, serta menjadikan tugas kepolisian sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Mari kita jadikan momentum serah terima jabatan ini sebagai awal untuk meningkatkan kinerja, memperkuat soliditas dan membangun Polres Timor Tengah Selatan yang semakin profesional, modern, humanis dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

Sertijab Wakapolres TTS akhirnya bukan hanya menjadi pergantian figur dalam struktur organisasi. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin humanis, profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat TTS.

Polce Lerek