• Kebakaran di Supul, Api Melalap Meubeler, Lima Kios dan Satu Rumah Darurat

PodiumOne.net — Kobaran api tiba-tiba membesar di kawasan permukiman dan pertokoan warga di Desa Supul, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Senin (28/9/2026) pagi.

Dalam hitungan waktu, api yang diduga bermula dari bangunan mebeler merambat dengan cepat dan menghanguskan sejumlah bangunan di sekitarnya. Material bangunan yang didominasi kayu, tripleks dan seng membuat api semakin mudah menjalar, diperparah tiupan angin yang cukup kencang.

Kebakaran terjadi di tanah kontrakan yang berada di pinggir Jalan Raya Trans Timor, RT 018/RW 008, Dusun D Lotto, Desa Supul.

Bangunan yang terbakar meliputi satu bangunan usaha meubeler, lima kios sembako dan satu rumah tempat tinggal darurat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih dalam proses pendataan.

Api Bermula Saat Mobil Baru Dikeluarkan

Detik-detik awal kebakaran diketahui oleh Koiruz Jadit Taqwa, pemilik usaha meubeler. Saat itu, ia baru saja mengeluarkan mobil dari dalam bangunan.

Setelah berada di pinggir jalan, Koiruz melihat kobaran api sudah muncul dari bagian ruang tengah bangunan. Api terlihat menyala pada bagian kayu di bawah atap seng.

Situasi berubah menjadi kepanikan.

Menyadari api semakin membesar, Koiruz bersama istrinya, Tarsina Manik, langsung berupaya menyelamatkan anak mereka yang masih berusia sekitar satu tahun dari dalam kamar.

Upaya penyelamatan dilakukan di tengah kobaran api yang terus membesar.

Namun, api bergerak begitu cepat dari ruang tengah menuju bagian belakang bangunan. Tiupan angin membuat kobaran api semakin ganas hingga akhirnya seluruh bangunan mebeler dilalap api.

Api Merambat ke Lima Kios dan Rumah Darurat

Kobaran api kemudian menjalar ke bangunan yang berada di sebelahnya.

Lima kios sembako milik Ahmadi, Rustam, Rabi, Ramli dan Jumartang turut terbakar. Tidak hanya bangunan kios, barang-barang dagangan dan sejumlah uang tunai yang berada di dalamnya juga ikut dilalap api.

Kios milik Jumartang bahkan turut kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha F1ZR.

Tidak berhenti di situ, api juga menjalar ke bagian belakang bangunan dan menghanguskan satu rumah tempat tinggal darurat milik Anwar.

Dalam waktu relatif singkat, kobaran api mengubah kawasan tersebut menjadi kepulan asap dan puing-puing bangunan.

Warga Berjibaku Padamkan Api

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi.

Dengan peralatan seadanya dan bantuan mobil tangki air, masyarakat berusaha memadamkan api sekaligus menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi dari dalam kios.

Barang dagangan yang berhasil diselamatkan kemudian dipindahkan ke badan jalan agar tidak ikut terbakar.

Situasi semakin menegangkan karena lokasi kebakaran berada tepat di sisi Jalan Trans Timor. Arus lalu lintas untuk sementara ditutup guna memberikan ruang bagi warga, petugas dan kendaraan tangki air dalam proses pemadaman serta evakuasi barang.

Polisi Amankan Lokasi hingga Proses Olah TKP

Personel Polsek Batu Putih bersama Bhabinkamtibmas kemudian tiba di lokasi untuk mengamankan area dan membantu proses penanganan kebakaran.

Tidak lama berselang, armada pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten TTS tiba dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, tahapan penanganan berlanjut pada proses penyelidikan.

Tim Identifikasi Polres TTS melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi serta mengambil sejumlah sampel yang diperlukan untuk kepentingan penyelidikan.

Langkah tersebut penting untuk memastikan titik awal kebakaran sekaligus mengungkap faktor yang menyebabkan api pertama kali muncul.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan sumber api. Dalam prosesnya, penyidik juga dapat melibatkan ahli kebakaran dan, apabila diperlukan, Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk membantu pemeriksaan terhadap barang bukti maupun material yang ditemukan di lokasi.

Artinya, dugaan mengenai penyebab kebakaran belum dapat disimpulkan sebelum seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan.

Polisi Ingatkan Bahaya Bangunan dengan Material Mudah Terbakar

Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., melalui Kasihumas Polres TTS IPTU Sirta Siregar, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Perhatian khusus perlu diberikan pada bangunan yang menggunakan material mudah terbakar seperti kayu dan tripleks, terlebih apabila kondisi instalasi listrik belum memenuhi standar keamanan.

“Polres TTS mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha dalam keadaan aman. Bangunan yang menggunakan material seperti kayu, tripleks dan seng perlu mendapat perhatian khusus karena api dapat dengan cepat merambat apabila terjadi kebakaran,” ujar IPTU Sirta Siregar.

Imbauan tersebut menjadi penting karena kebakaran pada bangunan dengan material mudah terbakar dapat berkembang sangat cepat, terutama ketika dipengaruhi kondisi angin.

Warga Diminta Tempuh Jalur Hukum

Selain aspek pencegahan kebakaran, kepolisian juga mengingatkan para pihak yang terdampak agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila muncul persoalan setelah kejadian.

IPTU Sirta Siregar meminta masyarakat menyelesaikan setiap persoalan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Apabila terdapat ketidakpuasan ataupun persoalan yang berkaitan dengan kejadian ini, masyarakat diharapkan melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk diproses secara prosedural sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Polsek Batu Putih juga diminta terus melakukan pemantauan melalui Bhabinkamtibmas Desa Supul serta membangun komunikasi dengan para pemilik kios dan warga yang terdampak.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi pascakebakaran tetap aman dan kondusif.

Kerugian Masih Didata

Tidak adanya korban jiwa menjadi salah satu hal penting dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material yang ditimbulkan cukup besar karena api menghanguskan bangunan usaha, kios sembako, barang dagangan, uang tunai, peralatan mebeler hingga satu unit sepeda motor.

Jumlah kerugian secara keseluruhan masih dalam proses pendataan.

Hingga Senin malam, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, sementara para pemilik bangunan dan warga terdampak melakukan pendataan terhadap harta benda yang hilang maupun rusak.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pemeriksaan instalasi listrik, penggunaan material bangunan yang aman, ketersediaan alat pemadam serta kesiapsiagaan warga merupakan bagian penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Polce Lerek