SoE, PodiumOne.net — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores dan memicu peringatan dini tsunami menjadi perhatian serius aparat keamanan dan pemerintah daerah di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., bersama jajaran Pejabat Utama Polres TTS bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten TTS.
Kunjungan yang berlangsung di Kantor BPBD TTS ini difokuskan pada penguatan mitigasi bencana, kewaspadaan dini, serta kesiapan menghadapi kemungkinan dampak gempa, khususnya di wilayah pesisir selatan Kabupaten TTS yang berhadapan langsung dengan laut.
Kapolres TTS bersama jajaran disambut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten TTS, drh. Dianar A.S. Ati, beserta jajarannya. Koordinasi kemudian diarahkan pada langkah konkret untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang cepat, tepat, dan tidak menimbulkan kepanikan.
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah penguatan koordinasi antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, BPBD, TNI-Polri, hingga jajaran kepolisian di tingkat kecamatan.
Selain itu, seluruh Polsek jajaran, terutama yang berada di wilayah pesisir, diminta meningkatkan pemantauan terhadap informasi resmi dari BMKG, termasuk perkembangan gempa susulan yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Tak kalah penting, Polres TTS juga meminta personel di lapangan memastikan jalur-jalur evakuasi tsunami tetap steril dan bebas dari hambatan. Masyarakat pesisir pun diimbau untuk mengenali jalur evakuasi serta tidak mengabaikan informasi resmi dari pemerintah dan BMKG.
Langkah cepat ini menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan. Sebab dalam situasi bencana, kecepatan informasi, ketepatan koordinasi, dan kesiapan jalur evakuasi dapat menjadi faktor penting dalam melindungi keselamatan masyarakat.
Pantauan media pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 09.00 WITA, di Kantor BPBD Kabupaten TTS, Kapolres TTS bersama jajaran dan Kalak BPBD tampak memantau perkembangan pusat gempa melalui layar monitor.
Dari TTS, kewaspadaan terus diperkuat. Masyarakat diminta tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, dan selalu mengikuti perkembangan resmi dari BMKG serta pemerintah daerah.
Reporter : Polce Lerek
Editor: Polce Lerek