SoE, Podium One.net – Suasana haru, khidmat, sekaligus penuh harapan mewarnai halaman Markas Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan (Polres TTS), Kamis (30/7/2026). Setelah mengabdi selama 1 tahun 17 hari, AKBP Hendra Dorizen, S.H., S.I.K., M.H. secara resmi menyerahkan tongkat komando kepada penerusnya, AKBP Kristyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., dalam rangkaian Pisah Sambut Kapolres TTS dan Ketua Bhayangkari Cabang TTS.
Prosesi pergantian kepemimpinan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan menjadi simbol berlanjutnya estafet pengabdian Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Kehadiran Kapolres baru bersama Ketua Bhayangkari Cabang TTS disambut dengan nuansa budaya Timor yang kental. Tarian penyambutan Maekat dan tuturan adat Natoni mengawali prosesi penerimaan tamu kehormatan, dilanjutkan dengan pengalungan kain adat, penyerahan buket bunga, jajar kehormatan, hingga tradisi Pedang Pora yang dipimpin Wakapolres TTS, Kompol Ibrahim, S.H.
Suasana penuh kekeluargaan semakin terasa saat memasuki agenda Laporan Kesatuan (Lapsat) sebagai bagian dari serah terima jabatan. Dalam kesempatan itu, AKBP Hendra Dorizen memaparkan kondisi organisasi, memperkenalkan seluruh Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta gambaran wilayah hukum Polres TTS yang mencakup 32 kecamatan.
Di hadapan seluruh personel, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh anggota yang selama ini menjadi bagian penting dalam berbagai capaian Polres TTS.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi rekan-rekan dalam membantu saya membangun Polres TTS selama masa kepemimpinan saya. Saya berharap apa yang telah kita perjuangkan tetap dijaga dan dipertahankan dengan baik,” ujar AKBP Hendra Dorizen.
Sementara itu, dalam sambutan perdananya sebagai Kapolres TTS, AKBP Kristyan B. Martino menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang solid, profesional, dan humanis melalui komunikasi yang terbuka dengan seluruh personel.
Ia memperkenalkan filosofi kepemimpinannya yang sederhana namun sarat makna.
“Moto saya adalah ‘Laksanakan tugasmu sebagai bentuk rasa syukurmu’. Saya bersyukur atas amanah ini dan memohon doa serta dukungan seluruh rekan-rekan agar kita bersama-sama dapat menjadi berkat bagi seluruh anggota dan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan,” ungkap AKBP Kristyan.
Usai laporan kesatuan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara Tatap Muka Pisah Sambut yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan BUMN dan BUMD, perbankan, purnawirawan Polri, serta insan pers.
Hadir pula Bupati Timor Tengah Selatan Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H., Wakil Bupati Johny Army Konay, S.H., Sekretaris Daerah Drs. Seperius Edison Sipa, M.Si., Ketua Pengadilan Negeri SoE, serta berbagai unsur pemerintahan yang selama ini menjadi mitra strategis Polres TTS.
Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Hendra Dorizen mengungkapkan rasa syukur sekaligus terima kasih atas sinergi yang terjalin selama dirinya memimpin Polres TTS.
Menurutnya, berbagai keberhasilan yang diraih bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi seluruh personel Polri bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.
“Semua capaian bukanlah hasil kerja pribadi saya, melainkan buah dari kerja keras dan sinergitas kita semua. Saya dan istri memohon maaf yang setulus-tulusnya jika ada kata atau kebijakan yang kurang berkenan,” tuturnya dengan penuh haru.
Momen tersebut turut mendapat apresiasi dari Bupati TTS Eduard Markus Lioe. Ia menyampaikan penghargaan atas dedikasi AKBP Hendra Dorizen selama memimpin Polres TTS, sekaligus menyambut hangat kehadiran AKBP Kristyan B. Martino sebagai Kapolres yang baru.
Menurut Bupati, sinergi yang telah terbangun antara Polres TTS dan Pemerintah Kabupaten TTS selama ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan daerah.
“Sinergitas yang dibangun Bapak AKBP Hendra Dorizen bersama Forkopimda menjadi teladan bagi kami. Kepada Kapolres baru, selamat datang. Mari kita lanjutkan semangat kolaborasi demi menjaga keamanan dan kemajuan Kabupaten Timor Tengah Selatan,” ujar Bupati Eduard.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup melalui Apel Farewell and Welcome yang dipimpin Kapolres TTS, AKBP Kristyan B. Martino. Suasana haru mencapai puncaknya ketika prosesi Pedang Pora kembali digelar sebagai penghormatan terakhir kepada AKBP Hendra Dorizen beserta istri sebelum meninggalkan Mapolres TTS menuju tempat tugas yang baru.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan tidak hanya menjadi estafet jabatan semata, tetapi juga momentum memperkuat profesionalisme Polri, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkokoh sinergi antara Polres TTS, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Sumber: Humas Polres TTS
Editor: Polce Lerek