SoE, Podium One.net – Kehadiran prajurit Yonif Teritorial Pembangunan 929 Meo Matane Mutis atau Yonif TP 929/MMM Kabupaten Timor Tengah Selatan tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan negara. Di tengah kehidupan masyarakat, para prajurit juga mengambil bagian dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan fasilitas umum yang bersentuhan langsung dengan keselamatan warga.

Semangat pengabdian tersebut diwujudkan melalui karya bhakti rekonstruksi jalan bersama masyarakat RT 19 RW 008, Kelurahan Karang Siri, Kecamatan Kota SoE, Senin, 10 Agustus 2026.

Salah satu sasaran utama karya bhakti tersebut adalah memperbaiki bangunan deker yang kondisinya nyaris putus dan berpotensi membahayakan para pengguna jalan, khususnya pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ruas jalan ini memiliki peran penting karena menjadi salah satu akses yang menghubungkan wilayah Kota SoE menuju kawasan wisata Buat dan Desa Noinbila. Karena itu, kerusakan pada bangunan deker bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Pantauan Podium One.net di lokasi, puluhan prajurit Yonif TP 929/MMM yang dikoordinir Dansi Intel, Serma Wayan, bersama warga setempat terlihat bahu-membahu melakukan pekerjaan rekonstruksi.

Kondisi deker tersebut memang cukup memprihatinkan. Sayap deker pada bagian utara sudah menggantung akibat longsoran tanah yang terjadi pada musim hujan. Kerusakan bahkan telah berlangsung kurang lebih dua tahun tanpa penanganan permanen.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut sewaktu-waktu dapat menyebabkan badan jalan kehilangan penyangga dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara yang melintas di lokasi.

Karena itu, prajurit Yonif TP 929/MMM bersama masyarakat mengambil langkah nyata untuk mencegah risiko tersebut semakin besar.

Pekerjaan diawali dengan menggali dan mengeruk material tanah longsor di sekitar bangunan deker. Kedalaman pengerukan mencapai kurang lebih lima meter.

Setelah material longsoran dibersihkan, konstruksi deker akan dibentuk dan diperkuat kembali secara permanen hingga mencapai permukaan badan jalan. Pekerjaan ini ditargetkan berlangsung kurang lebih satu minggu.

Yang menarik, kegiatan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik. Di balik aktivitas menggali tanah, mengangkut material dan membangun kembali konstruksi deker, terdapat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Ketua RT 19 RW 008 Kelurahan Karang Siri, Abed Snae, didampingi tokoh masyarakat Abraham Selan, Semuel Mone dan Komi Hauteas, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Yonif TP 929/MMM terhadap kondisi fasilitas umum di wilayah mereka.

Menurut Abed, inisiatif perbaikan deker tersebut datang dari pihak Yonif TP 929/MMM. Para prajurit juga membantu menyediakan sejumlah material yang dibutuhkan, seperti batu, pasir, air dan semen. Sementara proses pengerjaan konstruksi dilakukan secara bersama-sama antara prajurit dan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur kehadiran Yonif TP 929/MMM sangat membantu warga sekitar. Salah satunya dengan memperbaiki deker yang nyaris ambruk,” ujar Abed.

Ia menjelaskan, kerusakan bangunan deker tersebut telah berlangsung cukup lama sehingga masyarakat khawatir apabila tidak segera ditangani dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan bahkan mengancam keselamatan jiwa.

Karena itu, pemerintah di tingkat RT bersama masyarakat menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Yonif TP 929/MMM dalam membantu memperbaiki fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Sekali lagi kami, pemerintah di tingkat RT, menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan perhatian pihak Yonif TP 929/MMM untuk memperbaiki fasilitas umum yang ada,” tuturnya.

Karya bhakti ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan tidak selalu harus dimaknai sebagai pekerjaan besar dengan anggaran yang besar. Ketika persoalan masyarakat diidentifikasi dan ditangani melalui kolaborasi, kepedulian serta semangat gotong royong, sebuah fasilitas sederhana pun dapat memberikan dampak besar bagi keselamatan dan kenyamanan warga.

Bagi masyarakat Karang Siri, perbaikan deker ini bukan hanya mengembalikan fungsi sebuah bangunan pengaman jalan. Lebih dari itu, pekerjaan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat sekaligus upaya mencegah terjadinya kecelakaan akibat infrastruktur yang rusak.

Karya bhakti Yonif TP 929/MMM bersama masyarakat pun menjadi gambaran bahwa kekuatan pertahanan negara tidak hanya hadir ketika menjaga kedaulatan, tetapi juga ketika berdiri bersama rakyat, bekerja dengan rakyat, dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi rakyat.

Reporter/Editor : Polce Lerek